Guna mencegah kecelakaan kerja, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Plant Tarjun menggelar lomba “Emergency Response”. Bertema “Penangananan Korban Kecelakaan Kerja di Ruang Terbatas dan Ketinggian”.
KOTABARU, koranbanjar.net – Lomba berlangsung selama sehari, diikuti perwakilan tim emergency masing-masing departement.
Bertujuan, agar semua karyawan dapat melakukan pertolongan pertama pada korban kecelakaan.
SHECSR Department Head, Teguh Iman Basoeki melalui Safety Officer Indocement Plant Tarjun, Sudirman Noor menjelaskan, kegiatan ini upaya meningkatkan budaya K3 bagi semua karyawan.
“Kegiatan ini melibatkan karyawan aktif bekerja, dengan menjalankan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19,” ujar Sudirman, Jumat (26/2/2021).
Menurutnya, ini untuk melatih kesiapan karyawan dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja. Kesiapan dalam menghadapi keadaan darurat, khususnya pada ruang terbatas dan ketinggian.
“Keterampilan ini sangat penting. Mengingat, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk merupakan salah satu objek vital nasional (Obvitnas),” kata dia.
Pentingnya, menjalankan bisnis atau industri dengan kompleksitas tinggi di Indocement.
Sementara itu, Akhmad Mauliansyah selaku peserta berharap, seluruh karyawan yang ikut agar lebih tekun dan berlatih.
“Dengan begitu, seluruh potensi bahaya disekitar lingkungan kerja benar-benar bisa terkontrol. Jika dalam keadaan darurat, mampu menangani dan mencegah risiko,” paparnya.
Terdapat beragam lomba seperti Safety Winner SHE Competition, kompetisi K4LH Departement, kompetisi pembuatan konten videografi bertema safety idea, Clean Site Safe Site Competition, dan Slim More Chalenge Competition.
Adapun, digelar workshop cara penanganan ular dan First Aid, serta workshop Jungle Rescue oleh Basarnas Kotabaru. (cah/ykw)