oleh

Cegah Karhutla, TNI Dan Gabungan ‘Kepung’ Bandara Samsudin Noor

BANJARBARU, koranbanjar.net – 150 personil dari Kodim 1006/Martapura, BPBD Banjarbaru, Manggala Agni, Yonif 623 serta Masyarakat Peduli Api disiagakan di beberapa titik potensi Karhutla di sekitar Bandara Syamsudin Noor. Selain itu, satgas gabungan ini aktif melakukan patroli pencegahan Karhutla.

Enam titik tersebut ialah di Guntung Payung, Desa Guntung Damar dan bandara pembuangan sampah, Landasan Ulin Selatan, Landasan Ulin timur, Guntung Manggis, Kelurahan Syamsudin Noor dan Landasan Ulin Utara.

Dandim 1006/Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto menyampaikan, kawasan sabuk Bandara Syamsudin Noor menjadi skala prioritas pencegahan Karhutla serta kabut asap karena titik rawan jika terjadi Kerhutla.

Dandim menegaskan, selama musim panas personil TNI dan gabungan terus melakukan pencegahan dan pemadam api.

“Ini kami lakukan karena adanya oknum-oknum tidak bertanggung jawab melakukan pembakaran,” ujar Letkol Arm Siswo Budiarto usai memimpin apel pasukan di kawasan Guntung Damar, Kelurahan Guntung Payung, Landasan Ulin, Banjarbaru, Jumat ( 6/9/2019).

Kegiatan selama di sini melakukan patroli di sektor rawan Karhutla di sabuk Bandara Syamsudin Noor yang sudah ditentukan, dengan tujuan menutup ruang gerak dan celah oknum yang ingin membakar.

Cegah Karhutla, TNI Dan Gabungan ‘Kepung’ Bandara Samsudin Noor,.
Upaya TNI dan gabungan memadamkan Karhutla di kawasan Syamsudin Noor. (foto: istimewa)

Perelatan yang dimiliki, beber Dandim, hanya seadanya selain didukung Damkar dan Mobil BPBD, Manggala Agni disiagakan.

“Kami sudah perang Karhutla. Bandara kami kepung dan upaya menempatkan personil TNI gabungan di sektor tertentu untuk mencegah kebakaran. Bandara rawan selama dua hari jarak pandang 2 Km masih bisa terlihat karena asap,” tegas Dandim.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk sementara Kodim Martapura dipindahkan di lokasi untuk segala kegiatan berkaitan pencegahan Karhutla dan apel personil TNI gabungan dilaksanakan di Posko Aju.

“Ini murni NKRI. Dukungan dana dari kami sendiri. Kami mohon doa dan kerjasamanya agar kegiatan yang dikerjakan tidak menemukan kendala,” harap Dandim.

Satlak Pencegahan Karhutla BPBD Banjarbaru Ahkmat Sugianor  menuturkan, pihaknya bersyukur adanya sinergitas dengan TNI dan Manggala Angi.

“Kami tidak mungkin bergerak sendiri. Ini tentunya perlu sinergitas, sehingga kita bersama-sama turun ke lapangan melakukan sosialisasi dan imbauan, terutama di daerah sabuk bandara,” tegasnya.

Sugianor mengatakan, kerjasama sejauh ini cukup baik dalam koordinasi, sesuai instruksi Walikota Banjarbaru selalu sinergis meski peralatan seadanya. “Kami tetap melakukan tugas ini di lapangkan dan wilayah Bandara Samsudin Noor menjadi prioritas kami bersama TNI dan MPA serta Manggala Agni agar tidak terjadi karhutla,” pungkasnya. (dra)

Komentar

Berita Terkini