Cegah Gangguan Tibum, Satpol Tertibkan PKL di Banjarbaru

  • Bagikan
Penertiban PKL yang dilaksanakan petugas Satpol PP Kota Banjarbaru. (foto: kiriman Satpol PP Banjarbaru)
Penertiban PKL yang dilaksanakan petugas Satpol PP Kota Banjarbaru. (foto: kiriman Satpol PP Banjarbaru)

Untuk mencegah gangguan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah Kota Banjarbaru secara dini, sejumlah petugas Satpol PP Kota Banjarbaru dari Bidang Tibum Tranmas Seksi Opsdal melakukan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di lokasi yang dilarang.

BANJARBARU, koranbanjar.net –  Dalam kegiatan penertiban yang dilakasanakan pada Selasa, (13/7/2021), petugas Satpol PP Kota Banjarbaru telah menertibkan 3 Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di jalur hijau, Jl.A.Yani Km 23 Kelurahan Landasan Ulin Tengah.

Kasatpol PP Kota Banjarbaru, Marhain Rahman melalui PPNS Seksi Opsdal , Yanto Hidayat kepada koranbanjar.net mengatakan, pihaknya hanya memberikan teguran dan meminta kepada PKL agar berjualan di lokasi yang diperbolehkan.

Pemantauan kegiatan keagamaan di salah satu masjid, wilayah Landasan Ulin, Kota Banjarbaru yang dilaksanakan petugas Satpol PP Banjarbaru. (foto: kiriman Satpol PP Banjarbaru)
Pemantauan kegiatan keagamaan di salah satu masjid, wilayah Landasan Ulin, Kota Banjarbaru yang dilaksanakan petugas Satpol PP Banjarbaru. (foto: kiriman Satpol PP Banjarbaru)

Pada hari yang sama, selain melakukan penertiban PKL, petugas juga melakukan pemantauan serta pengawasan pada kegiatan keagamaan yang berpotensi menimbulkan kerumunan besar.

Pemantauan dan pengawasan dilakukan pada Masjid Harun Aliyah Komplek Citra Graha, terkait adanya informasi acara Haul Syekh Muhammad bin Abdul Karim As-Samman al-Madani.

“Setelah berkordinasi dengan pengurus masjid, sampai saat ini belum ada informasi maupun rencana Haul Syekh Samman. Kalau setiap Rabu malam memang diadakan acara rutin pengajian di masjid,” tutupnya.(sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *