Caleg Terpilih yang Dilantik Wajib Mundur Saat Maju Pilkada

Ketua KPU Kabupaten Banjar M Aripin. (Sumber Foto: KPU Kabupaten Banjar/koranbanjar.net)

Calon anggota legislatif terpilih yang telah dilantik wajib mengundurkan diri saat mencalonkan diri menjadi Bapaslon (Bakal Pasangan Calon) kepala daerah dan wakil kepala daerah sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi Nomor 33/PUU-XIII/2015 dan pasal 7 ayat 2 huruf S UU pilkada 10/2016.

BANJAR, koranbanjar.net Usai tahapan pemilu presiden wakil presiden dan pemilu legislatif 2024, tahapan berikutnya adalah pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak pada November mendatang.

Para partai politik (parpol) dan kandidat mulai menyusun dan mengatur strategi untuk persiapan pilkada 2024.

Terkait calon legislatif yang terpilih dan dilantik, baik tingkat kabupaten/kota maupun provinsi dan nasional kemudian maju di pilkada, disebutkan Ketua KPU Kabupaten Banjar M Aripin bahwa bersangkutan harus mengundurkan diri.

“Calon anggota terpilih yang dilantik wajib mengundurkan diri pada saat dicalonkan menjadi Bapaslon kepala daerah dan wakil kepala daerah,” kata Aripin.

Hal ini sesuai dengan putusan MK Nomor 33/PUU-XIII/2015 dan pasal 7 ayat 2 huruf s UU Pilkada 10/2016.

Bahwa, Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

Antara lain, menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta pemilihan.

Pilkada serentak bakal digelar pada 27 November 2024 sesuai dengan PKPU 2 2024 tentang tahapan dan jadwal pilkada tahun 2024, calon anggota legislatif terpilih sudah ditetapkan lewat rekapitulasi oleh KPU.

“Para caleg terpilih itu akan dilantik pada Oktober 2024,” imbuh Aripin, Kamis (18/4/2024).

Sementara, masa pendaftaran calon kepala daerah bakal dimulai pada Agustus 2024 dan penetapan pasangan calon dilakukan pada September 2024. (kan/dya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *