Kab Hulu Sungai Selatan

Bupati HSS Merasa Berpidato Dalam Gua

PADANG BATUNG, KORANBANJAR.NET – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), Achmad Fikry, merasa takjub atas panggung mimbar pidato untuk acara perayaan Hari Jadi (Harjad) ke 68 Kecamatan Padang Batung, di halaman Kantor Kecamatan Padang Batung, yang dibuat warga Padang Batung layaknya gua dengan ornamen stalaktit, dipadukan dengan hiasan bunga-bunga yang menggantung.

Ketakjuban tersebut disampaikan Bupati Fikry dalam sambutannya di acara peringatan Harjad Padang Batung, Kamis (10/1/2019).

“Ini adalah suatu hal yang sangat luar biasa, kita seolah-olah berada di dalam sebuah gua. Kearifan lokal memang ditunjukkan di Padang Batung ini sesuai dengan banyaknya objek wisata berupa pegunungan dan gua yang ada di daerah Padang Batung,” ungkapnya takjub.

BACA JUGA  Bupati HSS Sambut Kunjungan Tim Redaksi Koranbanjar.net, Mereka Diskusikan ini

Lebih dari itu, Bupati Fikry menyampaikan, selain berjanji akan segera melaksanakan sejumlah pembangunan infrastruktur pada beberapa jembatan dan jalan di daerah Kecamatan Padang Batung (baca sebelumnya: Harjad Padang Batung, Camat “Dihujani” Pujian Bupati HSS), ia juga berjanji akan membangun tugu selamat datang di perempatan Desa Karang Jawa dengan bentuk bambu dan jangkar.

“Di Daha sudah ada tugu berbentuk ikan di dalam lukah, Insya Allah tahun ini di sini akan dibangun tugu juga dengan arsitektur bambu dan jagkar,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pemilihan bentuk bambu karena daerah Padang Batung, seperti halnya juga daerah Loksado, merupakan penghasil bambu. Sedangkan bentuk jangkar mewakili simbol sejarah perjuangan pasukan Divisi IV ALRI Pertahanan Kalimantan.

BACA JUGA  Curah Hujan di Kandangan Makin Tinggi, Warga Diingatkan Tentang Hal Ini

“Jadi setiap masuk wilayah (Padang Batung), maka akan melihat gambaran potensinya,” jelasnya.

Dalam wawancaranya kepada wartawan koranbanjar.net, berkaitan dengan panggung mimbar pidato Harjad Kecamatan Padang Batung, Camat Padang Batung, Akhmad Suriani, menjelaskan, bahwa panggung tersebut memang sengaja dibentuk meniru stalaktit gua karena di Padang Batung sedang membentuk kelompok wisata gua.

“Memang ini dibuat sesuai dengan potensi kita yaitu gua, layaknya gua di Batu Laki, Batu Bini, Tayub dan lainnya. Ini merupakan keunikan yang perlu dilestarikan,” terang camat.

Ditambahkan camat yang akan memasuki masa pensiun pada 1 Mei 2019 itu, desain panggung mimbar pidato tersebut dibuat oleh warga Padang Batung sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas seperti koran dan kertas bekas. (mj-025/dny)

BACA JUGA  20 Sekuriti Dilatih Menghadapi Tindak Kejahatan
Tags

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close