Tak Berkategori  

Budaya Thalaikoothal di India, Tradisi Membunuh Orang Tua Sendiri Secara Perlahan

Budaya Thalaikoothal adalah sebuah ritual yang masih berlangsung di daerah Virudhunagar, Selatan Tamil Nadu India. Meski budaya tersebut sudah mendapatkan pertentangan dari banyak pihak di India, namun masih saja dilakukan.

Dikutip dari laman bombastis.com, ritual itu dilakukan dengan tujuan untuk membunuh orang tua sendiri yang sudah tua renta atau lansia. Praktik ini dilakukan anak-anak atau kerabat sendiri.

Penduduk setempat yang masih melaksanakan dan membenarkan ritual tersebut beranggapan, orang tua yang sudah lansia menjadi beban. Bagi mereka, tradisi ini bukanlah sebuah kejahatan. Mereka berpendapat ritual ini adalah budaya turun temurun yang dilaksanakan sebagai bentuk belas kasih terhadap orang tua lansia. Akibatnya jarang ada yang melaporkan tindakan ini, meski sebenarnya Thalaikoothal sudah dianggap sebagai tindakan ilegal.

Empat Metode Pembunuhan Secara Perlahan

Pertama, untuk melakukan ritual ini, orang tua yang sudah jompo akan dimandikan dengan minyak di pagi buta, kemudian diberi minuman segelas air kelapa. Akibatnya, orang tua tersebut akan mengalami gagal ginjal, demam tinggi, dan akhirnya meninggal dunia dalam 1 atau 2 hari.

Kedua, orang tua dipijit pada bagian kepala dengan air dingin sehingga suhu tubuh terus turun dan mengakibatkan gagal jantung.

Ketiga, orang tua yang lansia diberi minum susu sapi sambil menutup hidung, sehingga korban jadi kesulitan bernapas dan akhirnya meninggal dunia.

Keempat, jika orang tua tidak juga meninggal dengan ketiga cara tersebut, makan akan diberi racun yang biasa digunakan untuk membunuh hewan.

Kasih Sayang Menjadi Alasan Pembunuhan

Thalaikoothal disebut sebagai tradisi pembunuhan yang dilakukan secara sukarela. Meski begitu, beberapa penelitian yang dilakukan mengatakan bahwa hal tersebut cuma alasan agar praktik sadis ini bisa dilakukan. Alasannya karena keluarga menganggap bahwa merawat orang tua lansia adalah beban dan sangat menyusahkan. Apalagi mereka juga termasuk keluarga miskin dengan beban ekonomi yang berat.

Sebagian besar penduduk hanya bekerja sebagai buruh tani musiman, gembala ternak, atau buruh di pabrik kecil. Jadi tidak mungkin bagi mereka untuk diam di rumah dan merawat orang tua.

Praktik Dicegah Polisi

Dalam beberapa kasus, keluarga memang akan memberitahukan terlebih dulu kepada korban jika mereka akan melakukan praktik ini, dan kadang ada juga korban sendiri yang meminta sendiri. Namun karena sudah dianggap biasa, praktik ini bisa menjadi sebuah kasus yang lebih kejam dan tidak berperikemanusiaan.

Tahun 2010, seorang pria 80 tahun kabur dari rumahnya ketika ia mendengar rencana bahwa keluarganya akan melakukan Thalaikoothal terhadap dirinya. Yang lebih gila lagi, saat itu keluarganya sudah berdiskusi bahwa mereka akan membagi tanah yang dimilikinya. Peristiwa ini menjadi berita besar dan kepolisian membentuk tim khusus untuk mengawasi dan mangamankan warga yang tua itu. Pasalnya, hasil penyelidikan ternyata mengungkap bahwa setiap tahunnya muncul puluhan hingga ratusan kasus Thalaikoothal di Tamil Nadu.(bombastis.com/sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *