BNN

BREAKING NEWS, Perkelahian Maut di Mataraman, Satu Tewas Dibunuh Tetangga

  • Bagikan

Perkelahian maut terjadi di Desa Jeranih RT 4, Kecamatan Mataraman Kabupaten Banjar, Kalsel. Kejadian ini menimbulkan tiga korban, satu tewas dan dua terluka parah. Ironinya, pelaku dan korban merupakan tetangga sebelah rumah.

BANJAR, koranbanjar.net – Warga Desa Jeranih, Kecamatan Mataraman geger. Seorang warga setempat, Adul Warsiman mengamuk dengan sebilah parang hingga menimbulkan tiga korban, Rabu, (13/10/2021) sekitar pukul 19.30 WITA.

Tebasan parang Adul Warsiman yang membabibuta mengakibatkan warga setempat, Sukarman (66) tewas dengan luka robek mengerikan di perut saat berada di RSUD Ratu Zalekha Martapura.

Selain itu, warga setempat lainnya, H Arbain (67) mengalami luka parah di kaki hingga nyaris putus. Serta cucu H Arbain bernama Adit (16) juga terluka parah.

Informasi yang berhasil diperoleh koranbanjar.net di lapangan, Adul Warsiman terlibat selisih paham dengan tetangganya yang bernama H Arbain.

Belum diketahui secara detil tentang perselisihan antar mereka, Adul Warsiman mengambil senjata tajam jenis parang, kemudian mendatangi H Arbain.

Tatkala itu, H Arbain sedang berwudhu di depan rumah, dengan maksud mau melaksanakan sholat Isya ke musala. Tanpa banyak bicara, Adul Warsiman menyerang H Arbain dengan parang hingga mengenai kaki. Tak pelak, H Arbain terluka parah, kakinya nyaris putus.

Warga setempat ribut. Lalu, satu di antaranya yakni, Sukarman datang bergegas dengan maksud ingin melerai. Namun sayang, justru Sukarman mendapat serangan berikut yang membabibuta dari Adul. Sehingga Sukarman mengalami luka robek di perut yang sangat mengerikan.

Tak hanya Sukarman dan Arbain, Adul Warsiman yang masih ‘kesetanan’ dengan parah kembali melukai cucu H Arbain yakni, Adit (16) yang kebetulan berada di lokasi.

Menyaksikan sepak terjang Adul Warsiman yang tidak bisa diredakan, tak satu warga pun yang berani mendekat, apalagi melerai. Terlebih Adul mengikat tali parang ke pergelangan, sehingga tak bisa terlepas.

Usai melukai para korban, Adul Warsiman dikabarkan langsung melarikan diri.

Sedangkan warga bergegas melarikan para korban ke rumah sakit. Dari ketiga korban, Sukarman tidak dapat tertolong, menghembuskan terakhir saat mendapatkan pertolongan di RSUD Ratu Zalekha Martapura. Sedangkan dua korban lainnya, H Arbain dan cucunya, Adit masih menjalani perawatan medis.

Peristiwa ini sudah ditangani pihak kepolisian.(sir)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 + 6 =