oleh

Biaya NPHD KPU Banjarbaru Sebesar Rp 18 Miliar

BANJARBARU, koranbanjar.net – Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk anggaran Pilwali Banjarbaru 2020 senilai Rp 18 miliar telah ditandatangnai Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarbaru.

“Total Rp 18 miliar. Terdiri dari Rp 1 miliar di tahun 2019 dan Rp 17 Miliar di tahun 2020,” ujar Ketua KPU Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat saat ditemui koranbanjar.net di Kantor KPU Banjarbaru, Selasa (8/10/2019) siang.

Disinggung mengenai pengeluaran terbesar, ia mengungkapkan untuk pembiayaan adhock. “Pembiayaan adhock untuk petugas ditingkat kecamatan, kelurahan dan tempat pemungutan suara (tps),” katanya.

Di Kecamatan terdapat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), di Kelurahan ada Panitia Pemungutan Suara (PPS), di Tempat Pemungutan Suara (TPS) ada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan di Panitia Pendaftaran Pemilih (Pantarlih) ada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

“Pengeluaran terbesar itu sebanyak 32 persen, sekitar Rp 5,7 miliar,” tuturnya.

Dibeberkannya, penganggaran di seluruh wilayah Kota Banjarbaru sudah selesai dilaksanakan. “Hanya tinggal pelaksanaannya saja,” pungkasnya. (ykw/maf)

Komentar

Berita Terkini