BNN

Beredar Kabar, Warga Klaim Alam Kuin Kecil Milik Mereka, Ketua RT; Kami Hanya Mengelola

  • Bagikan
Wisata Alam Kuin Kecil di Kota Banjarmasin, Kalsel
Wisata Alam Kuin Kecil di Kota Banjarmasin, Kalsel

Wisata Alam Kuin Kecil di Kota Banjarmasin, Kalsel, yang baru diresmikan Walikota Banjarmasin, Ibu Sina, kabarnya diklaim warga setempat milik mereka. Namun, kabar itu langsung ditepis Ketua RT setempat.  

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Ketua RT 14 Kampung Kuin Kecil, Kelurahan Mantuil Permai, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Ipansyah menegaskan bahwa, objek wisata itu bukan milik masyarakat.

“Saya selaku Ketua RT 14 mewakili warga Kampung Kuin Kecil menyatakan tidak pernah mengklaim Wisata Alam Kuin Kecil milik kami,” ujar Ipansyah sedikit emosi.

Dia menegaskan, keberadaan Wisata Alam Kuin Kecil sampai sekarang masih di bawah pengelolaan Pemerintah Daerah Kota Banjarmasin, mulai dari fasilitas, sarana dan permodalan, semua bersumber dari asal dari Pemko Banjarmasin.

“Kami hanya mengembangkan, menjaga dan memeliharanya, tidak ada sama sekali mengakui kalau wisata ini milik kami,” tegasnya.

Dia berharap Pemda setempat terus membantu memberikan fasilitas dan modal untuk mengembangkan dan memajukan Wisata Alam Kuin Kecil.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Kota Banjarmasin, dengan adanya wisata di sini, ekonomi kami terbantu,” ucapnya.

Selain itu, sambungnya, Kuin Kecil dahulunya kawasan terpencil yang terisolir, hanya dipandang sebelah mata. Dia mengaku, tinggal 20 tahun di kampung ini. Sekarang warga Kalimantan Selatan, khususnya Banjarmasin sudah menginjakan kaki di Kampung Kuin Kecl karena munculnya Wisata Alam Kuin Kecil.

Wisata Alam Kuin Kecil di Kota Banjarmasin, Kalsel
Wisata Alam Kuin Kecil di Kota Banjarmasin, Kalsel

“Sekali lagi terima kasih yang tiada sekira atas gagasan Pak Ibnu membangun Desa Wisata di Kuin Kecil yang membuat kampung ini dikenal masyarakat luas,” tuturnya.

Sementara Lurah Mantuil, Norman kepada media ini menyesalkan kabar yang termuat di salah satu media massa itu yang mengatakan kehadiran Wisata Alam Kuin Kecil seolah tidak ada sama sekali peran Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin.

“Padahal warga di sana diberdayakan, diberikan pelatihan agar dapat mengelola wisata tersebut, itu pun biaya semua dari Pemko,” terangnya.

Malah seharusnya sambung Norman masyarakat Kuin Kecil justru harus bersyukur, dengan kehadiran wisata alam ini, dapat mendorong perekonomian masyarakat Kuin Kecil.

“Saya berharap tidak ada lagi persepsi yang salah tentang keberadaan wisata kuin kecil, ini agar meluruskan pemahaman aja,” tutupnya.(yon/sir)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

20 − one =