oleh

Begini Suasana Haul ke-6 Dzuriat Datu Kelampayan di Marabahan

MARABAHAN, KORANBANJAR.NET – Ribuan jamaah memadati Komplek Pemakaman atau Kubah Datu Syekh Abdussamad Bukumpai di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Minggu (22/07/2018). Kedatangan ribuan jamaah ini tidak lain untuk menghadiri Haul ke 6 KH Sibawaihi bin HM Basyiuni yang merupakan dzuriat Datu Kelampayan.

Mereka datang tak hanya dari Batola, tapi juga berasal dari Martapura (Kabupaten Banjar), Banua Enam, Banjarmasin, Banjarbaru, provinsi tetangga seperti Kalteng dan Kaltim.

Bahkan tak sedikit dari mereka yang datang sehari lebih awal hanya untuk mengikuti haul ke-6 H Siwabaihi bin HM Basyiuni tersebut. Prosesi haulan keturunan kelima Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini, selain berisi pembacaan surah Yasin, tahlil dan doa, juga tausiah.

Wakil Bupati Batola, H Rahmadian Noor, atas nama pribadi maupun masyarakat dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih kepada shahibul bait beserta panitia atas terlaksananya haulan.

Menurut Wabup yang akrab disapa Rahmadi itu, banyak pelajaran dan suri tauladan serta kebaikan yang almarhum wariskan untuk diamalkan dan dimanfaatkan guna memperoleh kebahagiaan hidup di dunia maupun akhirat.

Rahmadi berharap, khususnya yang pernah mengenal dan berhubungan semasa hidup dengan Syekh Abdussamad, agar terus menghidupkan ajaran dan petuah yang pernah diajarkan dan sampaikan sebagai bentuk penghormatan sekaligus kecintaan kepada almarhum.

Sebelumnya, Ustadz HM Mubarak selaku shahibul hajat, mengucapkan terima kasih atas kehadiran semua jamaah serta kepada panitia penyelenggara yang telah bersusah payah menyiapkan kegiatan.

Mubarak juga menyampaikan permohonan maaf serta keikhlasan kepada semuanya jika di dalam pelaksanaan terdapat kekurangan, kekhilafan, atau ada sesuatu yang kurang berkenan di hati para hadirin.

HAUL - Suasana haul di Marabahan. (foto ist/net)
HAUL – Suasana haul di Marabahan. (foto ist/net)

KH Sibawaihi bin HM Basyiuni merupakan dzuriat Datu Kelampayan dari garis keturunan Syekh H Muhammad Abdusamad bin Al-Mufti H Jamaludin bin Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari.

H Ahmad Sibawaihi atau dikenal H Bawai bin HM Basiyuni telah wafat di hari Senin diusia yang 72 tahun. Ulama keturunan kelima Datuk Kalampayan, Syekh M Arsyad Al-Banjari ini, dimakamkan di Komplek Pemakaman Keluarga, Kubah Datu Abdussamad Jalan Panglima Wangkang RT IX Marabahan.(rd/banuapost.net/ grup koranbanjar.net)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: