Beberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di Tabalong

oleh -120 views
Beberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di TabalongBeberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di TabalongBeberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di TabalongBeberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di TabalongBeberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di TabalongBeberapa Titik Lagi Sisa Kerusakan Jalan Nasional Di Tabalong
Jalan nasional di Tabalong masih ada yang rusak. (Foto: ist/koranbanjar.net)Jalan nasional di Tabalong masih ada yang rusak. (Foto: ist/koranbanjar.net)

TANJUNG, koranbanjar.net – Ada beberapa titik jalan Nasional lagi di Tabalong yang perlu perbaikan.

Jalan nasional di Tabalong ada sekitar 119 kilometer dan saat ini sudah bagus ada sekitar 87 kilometer.

Berdasarkan konsultasi dari Anggota DPRD Tabalong ke Kementerian PU diketahui sisa jalan yang masih rusak terletak di Kecamatan Tanjung dan Kecamatan Kelua.

Kasi Pembangunan Kecamatan Tanjung Syahrani mengatakan, memang ada kerusakan jalan di beberapa desa namun masih dalam kategori ringan.

Titik kerusakan ada di Kecamatan Tanjung namun hanya sebagian ada di desa Mantuil, Sungai Pimping, Mahe Seberang, Kalahang, Wayau dan Pemarangan Kiwa.

“Itu kerusakannya hampir 1 kilometer saja, tetapi bukan rusak berat karena di situ ada sungai dan ada longsor juga,” ujar Syahrani.

Kecamatan Tanjung sudah ada mengusulkan di Musrenbang tingkat kecamatan dan sudah masuk di PU Tabalong.

Kemungkinan terjadinya kerusakan jalan karena dataran rendah hingga di musim hujan jalan tersebut terendam air.

“Walaupun itu terendam air tidak begitu lama, hampir satu jam tetapi di situ ada menahan saluran-saluran drainase hingga ada yang mampet,” jelasnya.

Kemudian di Kecamatan Kelua, jalan nasionalnya yang rusak sudah hampir tidak ada lagi namun butuh di perlebar dan ada beberapa juga di desa yang jalannya mengalami kerusakan.

“Sudah hampir tidak ada lagi jalan nasional rusak di Kelua, namun kalau di desa itu masih banyak perlu diperlebar,” tutur Masruni, Kasi Pembangunan Kecamatan Kelua.

Seperti di Desa Sungai Buluh dan Binturu, jalan rusaknya masih belum selesai di perbaiki, sekaligus menyambung perbatasan antara Binturu dan Kalteng.

Lalu ada di Desa Masintan, Ampukung diminta permohonan agar di perlebar dan Bungin sampai dengan Purai hingga saat ini ada mengalami kerusakan.

“Di Bungin RT 6 itu sudah beberapa tahun sampai saat ini permohonan belum direalisasikan, sampai pindah instansi dari PUPR ke Perkim,” sambungnya.

Tetapi, masyarakat Kelua meminta untuk pelebaran jalan tingkat Kabupaten antara Ampukung sampai Muara Harus karena jalannya sempit. (mj-26/dya)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan