BAZNAS Kalsel Ingatkan 10 Hari Pertama Bulan Zulhijah Ibadah Paling Afdal untuk Berkurban

Kegiatan kampanye dakwah "Kurban Berkah BAZNAS" diwarnai layanan kesehatan dan pijat gratis, Minggu (2/6/2024). (Foto: Leon/Koranbanjar.net)

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Selatan mengingatkan sebentar lagi bakal memasuki 10 hari pertama bulan Zulhijah menjelang Hari Raya Iduladha 1445 Hijriah, ibadah paling afdal untuk berkurban di waktu tersebut.

BANJARBARU, koranbanjar.net Hal ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS Kalsel, H Irhamsyah Safari kepada media ini, Minggu (2/6/2024) di sela kegiatan Kampanye Dakwah dengan tema “Kurban Berkah BAZNAS” di Lapangan Murdjani, Kota Banjarbaru.

“Kita menginginkan pada sepuluh hari pertama di bulan Zulhijah ini bahwa berkurban adalah ibadah paling afdal di waktu tersebut,” ujar Irhamsyah.

Lebih lanjut dijelaskannya, bagi yang mampu berkurban nantinya dagingnya akan didistribusikan kepada yang berhak menerima khususnya masyarakat di daerah yang belum melaksanakan ibadah kurban dan menikmatinya.

Lebih jauh dikatakan mantan Jurnalis senior ini, BAZNAS Kalsel mengajak dan siap memfasilitasi masyarakat Kalimantan Selatan mengantarkan hewan kurban ke Kantor BAZNAS Kalsel dan bekerjasama dengan petugas BAZNAS di 13 Kabupaten Kota dalam mendistribusikannya.

“Setelah kami laksanakan pemotongan hewan kurban kemudian akan kami salurkan kepada masyarakat yang berhak menerima khususnya di wilayah yang belum pernah merasakan daging kurban,” terangnya.

BAZNAS Kalsel menargetkan untuk jumlah hewan kurban di Hari Raya Iduladha tahun ini berjumlah 60 ekor sapi ditambah 10 ekor kambing, jumlah ini lebih banyak ketimbang target jumlah hewan kurban pada Iduladha tahun sebelumnya.

Menariknya, dalam Kampanye Dakwah ini dihiasi berbagai kegiatan di antaranya, senam bersama, layanan kesehatan dan pijat gratis dari tenaga pijat kaum disabilitas Kota Banjarbaru.

Sebanyak kurang lebih 300 orang berkunjung ke tenda BAZNAS Kalsel di lapangan terbuka Murdjani tempat kegiatan itu berlangsung.

“Alhamdulillah terimakasih buat BAZNAS atas layanan kesehatan dan pijet gratisnya. Mudah-mudahan sering-sering diadakan acara seperti ini apalagi gratis,” ucap perempuan bernama Fitri warga Sungai Sipai Kota Martapura sembari tertawa usai dirinya menikmati pijat dari tangan kaum tuna netra itu. (yon/bay)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *