Baru Dibuka, Objek Wisata Kampung Bambu Sudah Ramai Dikunjungi

Dua orang pengunjung sedang berswafoto di sebuah spot foto berbentuk kapal yang ada di puncak Kampung Bambu, Kamis (11/7). (foto: mdr/koranbanjar.net)

HULU SUNGAI TENGAH, koranbanjar.net – Meski baru dibuka setelah hari raya Idul Fitri, Juni lalu, objek wisata alam Kampung Bambu di Desa Tandilang, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), saat ini sudah ramai dikunjungi wisatawan lokal dari berbagai daerah.

Objek wisata alam yang mengandalkan pemandangan pegunungan Meratus, tebing serta hutan yang masih asri ini merupakan milik pribadi seorang warga Desa Mahang Matang Landung, Kecamatan Pandawan, HST, Rusiansyah, yang saat ini menjadi guru di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Batang Alai Timur.

“Benar tempat ini dikelola sekaligus dimiliki Bapak Rusiansyah. Luas kawasannya sekitar dua hektar, dan saat ini masih dalam tahap pengembangan. Nantinya di sini akan ada kolam untuk sepeda air, spot foto di atas menara, flying fox dan lainnya,” ujar salah satu petugas objek wisata Kampung Bambung, Farid, kepada koranbanjar.net, Kamis (11/7/2019 ).

Di kawasan ini pengunjung bakal dimanjakan dengan beberapa spot menarik untuk berfoto. Selain itu, wahana alam seperti ayunan langit, kedai angin hingga hammock juga tersedia di tempat ini. Untuk mendapati semua wahana tersebut pengunjung harus berjalan sekitar tiga ratus meter menuju puncak Kampung Bambu.

“Kalau mau melihat sunrise silakan datang dan naik ke puncak Kampung Bambu sebelum matahari terbit, pemandangannya sangat indah. Biasanya juga ada gumpalan awan di sekitar puncak,” ujar Farid.

Salah seorang pengunjung dari warga Desa Banua Jingah, Kecamatan Barabai, Toni, mengaku puas berwisata di Kampung Bambu.

“Walaupun biaya masuknya cukup mahal bagi saya pribadi, namun terbalas saja dengan keindahan pemandangan yang ada di sini,” ungkapnya.

Baca Juga: Retribusi Wisata Air Panas Hantakan Diduga Pungli

Untuk masuk ke objek wisata Kampung Bambu, pengunjung dikenakan biaya Rp 10 ribu per orang. Sedangkan biaya parkir untuk motor dikenakan Rp 5 ribu per unit, dan mobil Rp 10 ribu per unit.

Baca Juga: Kisah Tiga Sekawan Spesialis Pembaca Alquran di Kuburan

Jika ingin lebih santai, pihak pengelola juga menyediakan sejumlah gazebo. Untuk menggunakannya, pengunjung dikenakan biaya sewa dari Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu. Perbedaan harga disesuaikan berdasarkan letak gazebo.

Namun sayangnya, di tempat ini pengunjung harus melupakan sejenak telepon pintarnya. Sebab, kawasan objek wisata Kampung Bambu saat ini belum terjangkau jaringan internet. (mdr/dny)

BeritaTerkait

BACA JUGA

No Content Available