oleh

Bantu Korban Musibah, Seniman Banjarbaru – Martapura Pentas di Mingguraya

BANJARBARU – Para seniman dan penggiat seni di Kalimantan Selatan, kususnya di Banjarbaru dan Martapura mengadakan Pentas Seni untuk Amal, membantu mereka yang terkena musibah, di Panggung Bundar Mingguraya, Sabtu malam (12/16).

Acara menampilkan berbagai kesenian dari Kalimantan Selatan, berupa musik dan tarian, dari berbagai komunitas dan sanggar di Martapura dan Banjarbaru. Acara dihadir dewan Kesenian Banjarbaru, Wakil Walikota Banjarbaru dan dinas lainnya.

Acara Pentas Seni untuk Amal digagas para anak muda yang tergabung dalam Sanggar Kemilau Intan Martapura.

 “Pengalangan dana ini walaupun sedikit, tetapi semoga bisa meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah, seperti yang baru-baru ini, di Pulau Jawa dan Bali,” tutur Ketua Umum Sanggar Kemilau Intan Martapura sekaligus Pelaksana, Roni Ariffin.

Acara ini juga dimaksudkan untuk mempererat semua organisasi di Kalimantan Selatan, khususnya yang di Banjarbaru, kemudian menjadi salah satu realitas pemuda berani bersatu.

“Walaupun kita berbeda berbeda-beda dasarnya, tetapi kita bisa bersatu untuk membuat acara pagelaran yang sangat besar ini, kita bisa melakukan bakti sosial bagi masyarakat yang ada di tanah Jawa. Mungkin kita bisa saja meminta sumbangan di jalan-jalan, tetapi kita dengan mengadakan acara amal dengan tema Pentas Seni untuk Amal ini, mengangkat harkat dan martabat nilai seni dan kebudayaan yang ada di tanah kita. Intinya acara ini tidak hanya pengalangan dana, tetapi juga mempunyai misi untuk memperkenalkan bagaimana sih kesenian kita kepada anak-anak muda,” timpalnya.

Walaupun tidak ada bencana, acara yang digelar Sabtu malam ini sebenarnya akan diadakan pada 10 November 2017, tetapi karena ada halangan jadi diundur.

Acara turut dimeriahkan beberapa komunitas dan organisasi, di antaranya dari Sanggar Kemilau Intan yang menampilkan musik panting dan juga tari-tarian khas dari Kalimantan Selatan, berupa tari Tirik Lalan dan berabagai tarian lainya.

 Selain itu juga menampilkan tarian denser dari pawadahan Nanang Galuh Banjar, dan menampilkan permainan piano dari Sanggar Kemilau Intan.

“Acara ini sangat fleksibel, tidak hanya menampilkan kesenian khas Banjar, tetapi juga musik modern dan lainnya,” tambahnya.

Acara yang sangat meriah ini juga mendapat sambutan baik dari Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarbaru, H Ogi Fajar Nuzuli.

“Acara ini sangat bagus untuk diadakan tiap bulan, paling tidak diadakan tiga bulan sekali, selain itu nanti acara ini juga akan dimeriahkan dengan penampilan-penampilan seniman lainnya yang ada di Banjarbaru dan sekitarnya,” tutur Ketua Dewan Kesenian Banjarbaru, Ogi.

Uang hasil dari pengalangan dana pada Sabtu Malam terkumpul sebanyak Rp1.236.500. Kemudian berikutnya akan diadakan pengalangan dan untuk siaga bencana alam di Kalimantan Selatan.

“Kami juga akan menggalang dana untuk siaga bencana yang ada di Kalimantan Selatan, contohnya seperti yang terjadi banjir di daerah hulu sungai,” pungkas anggota Radar Banjar Peduli, Shaleh Al Katiri.(sen)

Dari Rubrik Pilihan: