oleh

Banjir Membawa Rejeki, Rusdi Mendapat Rp400 Ribu Per Hari

Memasuki musim penghujan, membuat sungai yang berada di Kabupaten Banjar meluap. Hingga menyebabkan beberapa desa kebanjiran, seperti di Tungkaran.

 

MUHAMMAD HUMAIDI, Martapura

 

MUSIBAH banjir memang sangat merugikan, dari menenggelamkan tempat tinggal hingga akses jalan terputus.

Tetapi, ada sebagian orang yang menganggap banjir mendatangkan rejeki. Salah satunya Rusdi.

Beranjak dari jalan-jalan sore di Desa Tungkaran, Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (8/2/2020).

Terlihat banyak sekali warga beraktivitas di pinggir jalan, ada yang membawa alat pancing dan ember serta ada juga membawa alat tangkap ikan, hancau (jala segi empat yang dipasangi bambu kecil untuk menangkap ikan).

Rusdi, si penangkap ikan dengan hancau, mengatakan saat musim hujan dan air meluap, ikan-ikan akan keluar dari sarangnya.

Momen seperti inilah yang dikatakannya sebagai ladang rejeki.

“Memasuki musim hujan, selain musim banjir juga ada musim ikan,” katanya.

Dikatakan sebagai ladang rejeki, lantaran Rusdi sembari menangkap ikan, ia pun juga menjajakan hasil tangkapannya kepada para pengendara yang lewat di Desa Tungkaran.

“Alhamdulillah, hasil jualan ikan lumayan, hari ini saja sudah dapat 400 ribu rupiah,” jelasnya.

Rusdi mengatakan sudah hampir seminggu ia menangkap ikan di sini.

“Macam-macam jenis ikan di sini, dari papuyu, sapat, dan biawan,” terangnya.

Selain Rusdi, ada kurang lebih 10 orang yang melakukan kegiatan seperti dirinya, menangkap ikan kemudian menjualnya.

Sekarang di sepanjang jalan Desa Tungkaran terutama RT 03 menjadi tempat pemancingan gratis bagi warga setiap sore.

Bukan hanya warga Tungkaran, tetapi warga dari luar desa pun ikut.

Seperti Banjarbaru, Martapura dan sekitarnya.

Begitulah, setiap kesulitan pasti akan ada kemudahan, seperti datang banjir kemudian didatangkan rejeki. (har/dya)

Komentar

Jangan Lewatkan