oleh

Balapan Jukung Kini Diganti Parade Katinting, Warga Harap Terus Berlanjut

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Sebanyak 100 peserta mengikuti lomba Parade Perahu Mesin (Katinting) atau kelotok yang diadakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalsel, di Dermaga Siring Menara Pandang, Banjarmasin, Sabtu (31/8/2019). Lomba ini digelar guna menjaga kearifan budaya lokal dan melestarikan sungai.

Rute lomba mulai dari Sungai Lokbaintan dan finish di Siring Piere Tendean. Juara Satu mendapatkan uang tunai 11 juta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, Hermansyah berharap kegiatan ini menjadi agenda yang akan dirutinkan sehingga bisa menjadi sarana untuk membangkitkan olahraga sekaligus pariwisata di Kalsel.

Balapan Jukung Kini Diganti Parade Katinting, Warga Harap Terus Berlanjut,
Salah satu peserta Parade Perahu Mesin.

“Mudah-mudahan agenda ini bisa kita rutinkan sehingga menjadi sarana untuk membangkitkan olahraga di Kalsel dan juga pariwisata Kalsel khususnya di kota Banjarmasin,” ujarnya.

Lebih lanjut Hermansyah menerangkan, sebelumnya lomba tersebut pernah dilaksanakan, namun hanya berupa balapan, dan dari hasil keputusan rapat dengan tim balapan memiliki resiko seperti terbalik, dan sebagainya.

“Sehingga pada hari ini dirubah menjadi parade dengan menghias jukung mereka agar menjadi bagus dan menarik,” terangnya.

Baca: Perahu Bantuan Dinas Pariwisata “Lenyap”, Ternyata Pindah ke Sini

Sementara itu Salmani (35), salah satu warga yang jadi peserta lomba dari desa Pinang Baru, Kecamatan Sugai Tabuk, Kabupaten Banjar mengharapkan kegiatan tersebut terus berlanjut untuk menghidupkan perahu Katinting yang ada di daerahnya.

“Mudahan acara seperti ini terus berlanjut dari tahun ketahun untuk menghidupkan perahu katinting didesa-desa kami yang ada di Sungai Tabuk,” ujarnya.

Balapan Jukung Kini Diganti Parade Katinting, Warga Harap Terus Berlanjut.
Kepala Dinas dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah berfoto bersama usai menyerahkan hadiah kepada para pemenang Parade Perahu Mesin. (foto: agus/koranbanjar.net)

Menurut Salmani, perahu Katinting merupakan transportasi utama di desanya yang berada di Sungai Tabuk, saat warga bepergian ke sawah, kepasar, bahkan untuk acara keagamaan warga memanfaatkan perahu Katinting.

“Inilah transportasi utama kami untuk bepergian ke mana saja. Jadi harapannya untuk melestarikan katinting yang ada di daerah pesisir Sungai Martapura khususnya daerah Sungai tabuk ya seringlah mengadakan yang seperti ini,” tandasnya.

Pada Juara Lomba Perahu Mesin (Katinting) ini berhasil direbut oleh perahu dengan nomor kelotok 076 juara 5, nomor 012 juara 4, nomor 022 juara 3, nomor 037 juara 2, dan yang menjadi juara satu ialah nomor 038.

Dikatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian memperingati Hari Olahraga Nasional yang jatuh pada tanggal 8-9 september 2019 mendatang dan kegiatan hari ini merupakan yang pertama, pada tanggal 3 dan 4 ada Festival Kuntau tingkat Provinsi Kalsel, kemudian pemecahan rekor muri karateka tanggal 8, Goes Nusantara tanggal 8 dan malam puncak dimeriahkan oleh artis nasional, di mana acara tersebut akan dipusatkan di Siring Menara Pandang. (ags/dra)

Baca juga: Keren! Peserta Festival Jukung Ini Bergaya Layaknya Sang Proklamator

Komentar

Berita Terkini