oleh

ATLET BANJAR TAGIH JANJI, BONUSNYA MANA….?

MARTAPURA – Usai gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke X di Tabalong, Komite Olahraga Nasonal Indonesia Kabupaten Banjar sepertinya disibukan dengan pertanyaan seputar pencairan bonus atlet yang berhasil meraih prestasi.

Namun para atlet Kabupaten Banjar  tampaknya harus diminta lebih bersabar. Karena sampai saat ini Pemkab Banjar belum bisa mengumumkan jumlah bonus untuk  atlet peraih mendali emas, perak, perunggu, yang mereka raih di Porprov kemarin.

Ketua Komite Olahraga Nasonal indonesia (KONI) Kabupaten Banjar, Viktor Seregar mengatakan kepada Koran Banjar, untuk penyerahan bonus atlet belum bisa dipastikan, karena pihaknya masih melakukan penghitungan untuk jumlah keseluruhan bonus, dan nanti diserahkan ke Pemkab Banjar.

“Angkanya belum bisa kami sebutkan karena masih ada beberapa proses yang harus kami lakukan terlebih dulu, soal kapan keluarnya, itu pihak Pemkab yang memutuskan, karena kita hanya melakukan penghitungan, setelah itu kita kasihkan ke Pemkab” ujar Seregar.

Sebelumnya Bupati Banjar, KH Khalilurahman saat melepas para kontingen untuk bertanding di Porprov Tabalong, berjanji kepada para atlet yang mendapatkan mendali emas, perak, atau perunggu akan medapatkan bonus.

Sementara untuk penunjang dan kebutuhan para atlet saat berlatih dan selama berada di Tabalong, Pemkab mengelontorkan dana sebesar Rp4 M yang diserahkan ke KONI Kabupaten Banjar.

“Untuk anggaran Porprov di Tabalong kemarin, kita menyiapkan dana sebesar Rp 4 M, itu semua ditujukan untuk kebutuhan para atlet di semua cabor” ungkap Siregar

Dari biaya sebanyak itu, diduga masih ada kekurangan fasilitas yang dirasakan atlet selama berjuang di Porprov Tabalong. Sempat beredar kabar, makanan yang dikonsumsi para atlet selama  di Tabalong, tidak masuk standar konsumsi atlet, mereka hanya mendapatkan nasi bungkus dan para atlit juga harus jalan kaki menuju venue pertandingan.

Viktor Siregar membantah keras kabar tersebut. Menurutnya, uang saku dan konsumsi telah di serahkan ke pihak Ketua Cabor. semuanya sudah diperhitungkan dan untuk para atlet yang jalan kaki menuju arena bertanding dikarenakan tempat mereka menginap dan tempat bertanding jaraknya dekat.

“Semuanya sudah kita serahkan ke masing-masing Ketua Cabor, dan itu juga kita perhitungkan terlebih dulu.  Saya pantau, saya tidak menemukan yang salah dan kenapa mereka jalan kaki dari penginapan menuju tempat bertanding, karena jaraknya tidak terlalu jauh,” ujarnya

Sebagai pembina dan pengurus para atlet di semua Cabang Olahraga, dia mengaku bersyukur karena kontingen Kabupaten Banjar berhasil finish di urutan ke 5, naik satu peringkat dari Porprov sebelumnya yang diadakan di Kabupaten Banjar, yakni posisi ke 6.(sai)

Dari Rubrik Pilihan: