Ambisi Bupati HSU Abdul Wahid Mendampingi Paman Birin

oleh -156 views
Ambisi Bupati HSU Abdul Wahid Mendampingi Paman Birin
Bupati HSU Abdul Wahid (kanan) berjabat tangan Supian HK usai menyerahkan formulir pendaftaran bakal calon Wagub Kalsel di Pilgub Kalsel 2020 kepada DPD Golkar Kalsel, Selasa (15/10/2019) (foto: agus/koranbanjar.net

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Bupati Hulu Sungai Utara (HSU), H Abdul Wahid membawa misi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalsel, maju sebagai bakal calon Wakil Gubernur (Wagub) Kalsel mendampingi SANG petahana H Sahbirin Noor, pada Pilgub Kalsel 2020.

Seperti diketahui, DPD Golkar Kalsel kembali mengusung Sahbirin Noor sebagai bakal calon Gubernur Kalsel, dan kini hanya mencari pendamping melalui penjaringan Partai Golkar.

Untuk bisa mendampingi Paman Birin–sapaan akrab Sahbirin Noor- di Pilgub 2020, Bupati Abdul Wahid harus bersaing dengan banyak kandidat lainnya.

Diungkapkan Ketua Harian DPD Partai Golkar Kalsel, Supian HK, sebelum Bupati Abdul Wahid menyerahkan berkas, sudah ada empat kandidat bakal calon Wagub yang menyerahkan berkas ‘lamaran’, yakni Sofwat Hadi, Gusti Syahyar, Rosehan NB, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, dan Gusti Farid Hasan Aman.

Ambisi Bupati HSU Abdul Wahid Mendampingi Paman Birin

Untuk memaksimalkan penjaringan, Golkar Kalsel memperpanjang waktu penjaringan sampai 22 November yang sebelumnya hanya sampai 15 November.

“Dalam mekanisme ini, nanti tim akan melihat visi misi bakal calon dan akan dikerucutkan menjadi tiga nama, kemudian akan dipilih satu nama calon,” terangnya usai menerima penyerahan berkas Bupati Abdul Wahid, Selasa (15/10/2019).

Bupati HSU Abdul Wahid mengatakan, visi dan misinya maju bakal calon Wagub agar Kalsel lebih maju, mandiri, dan kesejahteraaan masyarakat meningkat, dengan tetap menjaga persaudaraan.

“Kita junjung sikap agamis di masyarakat, namun tidak mengecilkan umat beragama lain,” kata Bupati Abdul Wahid.

Visi misi selanjutnya, mengembangkan produktivitas di ruang lingkup masyarakat terutama kaum milenial, di mana Indonesia akan menghadapi bonus demografi.

“Jadi Kita harus peduli menunjang Indonesia emas pada 2045, Kalsel mengupayakan usia produktif dapat memiliki orientasi produktif juga,” ujarnya.

Abdul Wahid sendiri merupakan kader Golkar. Ia mengaku tidak akan mendaftar ke partai lain, dengan berusaha semaksimal mungkin meyakinkan tim penjaringan, layak mendampingi Paman Birin.

“Saya sebagai Ketua Golkar di Kabupaten HSU. Ini (tidak mencalonkan di partai lain) untuk menghormati partai lain sehingga kader partai lain bisa mengikuti juga,” pungkas Bupati HSU Abdul Wahid. (ags/dra)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan