,

AHY Mau Dikudeta? Demokrat Kalsel Tentukan Sikap,”Satu Komando di Bawah AHY”

oleh -2.594 views
POLITIK - Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan Zulfa Asma Vikra bersama AHY.(foto:dok pribadi)

Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan Zulfa Asma Vikra, dengan tegas menyatakan, Demokrat Kalsel tetap solid dan satu komando di bawah kepemimpinan AHY.

BANJARMASIN, koranbanjar.net – Hal itu ia sampaikan, Selasa, (2/2/2021) pukul  17.00 Wita di Banjarmasin. Menurutnya, di bawah kepemimpinan AHY, Demokrat mampu memenangkan Pilkada serentak 2020 di beberapa daerah di Provinsi Kalsel.

“Kami tegaskan lagi, kami solid untuk mendukung kepemimpinan AHY,” tegas Sekretaris Fraksi Persatuan Nurani Demokrat DPRD Kalsel ini.

Sambungnya, Partai Demokrat Kalsel patuh pada konsitusi dan AD/ART partai. Jadi jangan memecah belah partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

“Karena pasti kami lawan dengan cara-cara yang santun, tapi juga bisa dengan cara lain,” ujar Politisi muda tersebut.

Dia mengatakan, Partai Demokrat memang di luar pemerintah tapi tidak berarti ingin mengganggu pemerintah dan Presiden Jokowi. Bahkan, tuturnya Demokrat sangat mendukung dalam pembangunan bangsa.

Untuk itu imbaunya, mari saling memberi penghargaan atas peran masing-masing,  bangun negeri ini dengan cinta dan dedikasi untuk kesejahteraan rakyat dan Indonesia yang maju dan mandiri.

“Kita pasti bisa memberikan yang terbaik sesuai peran kita masing-masing,” ucapnya.

Partai Demokrat Kalimantan Selatan selama ini cukup solid dan dicintai masyarakat, terbukti dengan banyaknya program – program pro rakyat. Seperti belakangan ini bantuan bencana banjir di Kalimantan Selatan, Partai Demokrat langsung berkontribusi

“Sesuai headlinenya Demokrat Berkoalisi Dengan Rakyat, Harapan Rakyat Harapan Demokrat,” pungkas Zulfa.

Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap, adanya upaya mengkudeta dirinya dari Partai Demokrat. Upaya ini disebut AHY merupakan bagian untuk menjadikan Partai Demokrat sebagai kendaraan politik bagi kelompok tertentu.

Menurut AHY, ajakan dan komunikasi itu dilakukan dengan melalui telepon maupun pertemuan langsung. Kudeta itu juga disebut akan menjadi jalan menjadi Capres di Pemilu 2024 mendatang.(yon/sir)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan