Ada Apa? Golkar Instruksikan 13 Fraksi Se- Kalsel Monitoring Kegiatan Pilkada di Daerah

  • Bagikan
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Kalsel, Supian HK.(foto:leon/koranbanjar.net)
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Kalsel, Supian HK.(foto:leon/koranbanjar.net)

Ada apa, Dewan Pimpinan Daerah(DPD) Partai Golkar Kalimantan Selatan telah menginstruksikan kepada 13 fraksi se- Kalimantan Selatan monitoring kegiatan Pilkada 2020 di daerah masing-masing.

BANJARMASIN, koranbanjar.net –
Instruksi ini dikeluarkan melalui pernyataan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Golkar Kalsel, Supian HK didampingi Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu (Korbid PP) Partai Golkar Kalsel Puar Junaidi, saat Rapat Koordinasi(Rakor) dengan mengundang 13 Fraksi Partai Golkar se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Sabtu (5/12/2020) malam.

Supian yang juga Sekretaris Partai Golkar Kalsel ini hanya ingin memastikan tidak adanya permainan politik uang pada hari pemungutan suara.

“Anggota Fraksi Partai Golkar se-Kalsel harus monitoring Pilkada di daerahnya, agar memastikan tidak terjadi politik uang pada hari pemungutan suara,” tegasnya.

Usai Rakor, kepada Wartawan di Sekretariat DPD Partai Golkar Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, Ketua DPRD Kalsel ini mengklaim kalau Partai Golkar Kalsel menolak politik uang pada Pilkada 2020 dan bersih dari tuduhan apapun.

Lanjutnya, partai berlambang pohon beringin ini juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya saat pemungutan suara dan jangan sampai golput.

“Suara masyarakat ini menentukan pimpinan daerah ke depan,” ingatnya.

Ditambahkan H Puar Junaidi, DPP Partai Golkar juga menginstruksikan Fraksi Partai Golkar se-Indonesia agar merapatkan barisan untuk melakukan monitoring kegiatan Pilkada serentak 9 Desember 2020.

“Kita tidak ingin pelaksanaan Pilkada serentak ini diciderai hal-hal yang tidak diinginkan, seperti money politik,” kata Puar.

Dirinya pula memastikan untuk alat peraga kampanye (APK) yang terpasang sudah dilepas.

“Arahan ini berlaku pada semua anggota Fraksi Partai Golkar se-Kalsel yang jumlahnya mencapai 100 orang,” pungkasnya. (yon)

NEWS STORY
  • Bagikan