4 Rumah Terbakar di Desa Takuti, BPK Kesulitan Menembus Lokasi

MARTAPURA,KORANBANJAR.NET – Musibah kebakaran yang melanda warga Desa Takuti, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar Sabtu (07/07) sekitar pukul 22.03 wita, menyebabkan 4 rumah ludes. Salah satu penyebab rumah yang terbakar, lantaran akses yang begitu sulit untuk armada BPK menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.

Hal itu diakui Plt Badan Penanggulangan Bencana Daerah, I Gusti Nyoman. Menurut dia, kondisi georgafis wilayah Kabupaten Banjar yang begitu luas dan akses yang sulit, menjadi tantangan bagi para pemadam dalam menanggulangi bencana kebakaran, salah satunya yang terjadi di wilayah Desa Takuti.

“Kita tahu sendiri, daerah kita ini memiliki geografis yang cukup sulit. Itulah tantangan kita semua agar melakukan komunikasi pada saat terjadinya bencana. Sehingga kita semakin tanggap dalam membantu masyarakat,”katanya.

Dia menambahkan, BPBD Banjar rencananya akan mengunjungi korban kebakaran di desa tersebut untuk memberikan bantuan logistik, dan rencanya bersama wakil Bupati Banjar Saidi Mansyur

Sebagaimana ditetahui, Si Jago Merah meluluhlantakan 4 rumah penduduk di kawasan  Desa Takuti Kecamatan Mataraman, Sabtu (07/07) tadi.

Informasi yang dihimpun koranbanjar.net, akibat kebakaran hebat itu 4 rumah mengalami rusak berat, dan 1 rumah mengalami rusak ringan. Adapun nama-nama pemilik rumah, Ohar (30),  Sirazudin (45), Saupini (38), Padliansyah (35) sementara pemilik rumah yang mengalami rusak ringan adalah  Padliansyah (30).

Kronologis kebakaran, kejadian bermula dari rumah salah satu warga yang sedang dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya bepergian, rumah tersebut  milik Sirazudin.

“Ketika itu warga melihat api menyala dari dalam rumah Sirazudin, mereka mencoba masuk ke rumah itu untuk memadamkan, namun terkendala pintu rumah terkunci,”ujar Kepala Desa Takuti Abdussani.

Alhasil rumah yang terbuat dari kayu itu membuat api pun sangat cepat membesar dan merembet menghanguskan rumah lainya yang jaraknya bersebelahan dengan rumah Sirazudin.

Diduga kuat kebakaran gtersebut disebabkan korsleting listrik atas musibah kebarakan yang menghanguskan 4 rumah tersebut, diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.(sai/sir)