3.000 Warga Karang Intan Mengungsi ke Tempat Aman

oleh -148 views
Camat Karang Intan Muhammad Ilmi (kiri) di posko Desa Sungai Asam bersama para dermawan. (Foto:koranbanjar.net)
Camat Karang Intan Muhammad Ilmi (kiri) di posko Desa Sungai Asam bersama para dermawan. (Foto:koranbanjar.net)

Ada sekitar 16 desa di Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan yang terkena dampak bencana banjir. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 3.000 warga Kecamatan Karang Intan.

BANJAR,koranbanjar.net – Sebagaimana disebutkan Camat Karang Intan Muhammad Ilmi kepada koranbanjar.net, Rabu (20/1/2021) siang.

Beberapa desa yang menjadi wilayah terdampak banjir di Kecamatan Karang Intan, terdiri Desa Sungai Asam, Sungai Alang, Sungai Landas, Mandikapau Timur, Mandikapau Barat, Awang Bangkal Timur.

Kemudian, Desa Panyambaran, Lihung, Pasar Lama, Karang Intan, Pandak Daun, Jingah Habang Ulu, Jingah Habang Ilir.

“Lalu, sebagian Lok Tangga. Sedangkan Mali-Mali dan Sungai Arfat, habis semuanya kebanjiran,” katanya.

Seorang dermawan (kanan) bersama pengungsi di Kecamatan Karang Intan. (Foto: koranbanjar.net).
Seorang dermawan (kanan) bersama pengungsi di Kecamatan Karang Intan. (Foto: koranbanjar)

Lantas, berapa jumlah pengungsi? Camat Karang Intan mengingkapkan, ada sekitar 3.000 warga Kecamatan Karang Intan yang mengungsi ke tempat aman.

Mengungsi ke tempat penampungan yang disediakan atau ke rumah-rumah keluarga dan perumahan penduduk terdekat.

Tapi, desa-desa di Kecamatan Karang Intan yang aman dari dampak banjir, bukan hanya tempat pengungsian warga kecamatan setempat.

Ada juga warga kecamatan lain di Kabupaten Banjar, turut mengungsi ke wilayah Kecamatan Karang Intan.

“Totalnya berjumlah sekitar enam ribu pengungsi yang ditampung,” ucapnya.(dya)

Jasa Karangan Bunga di Kalimantan Selatan