Baznas

2 Crew Kapal Tewas Terhisap Gas Beracun

- Tak Berkategori
  • Bagikan

TAMBAN – Desa Jelapat Baru Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala dikejutkan oleh peristiwa tragis di Tambatan Kawi Fitria 3005 yang mengakibatkan dua korban tewas dan satu korban sekarat.

Peristiwa bermula saat Kapten Tugboat Zinnia, Nahkoda Purwito, Chief Officer Kambyah, Second Officer Hasyemi Akbar berserta juru mudi Agus Ristanto pergi menuju dek tongkang Fitria 3005 untuk menguras air di dalam tongkang pada, Rabu (29/11) pukul 09.00 wita.

Tak lama mengerjakan pengurasan air, tiba-tiba selang alkon macet. Kambyah yang berinisiatif ingin memeperbaiki selang alkon yang macet tersebut, turun ke dalam tongkang melalui lubang manhole.

Namun nahas, Kambyah diduga menghisap gas beracun di dalam tongkang hingga membuatnya lemas. Kemudian Hasyemi Mulya Akbar yang mengetahui keadaan rekannya dalam bahaya, segera turun ke dalam tongkang dengan bermaksud menolong. Tetapi sayang, nyawa Kambyah tak sempat diselamatkan. Kambyah tewas di tempat.

Hasyemi yang sudah panik, berteriak minta tolong. Kemudian Purwito ikut menolong turun ke dalam tongkang dengan menggunakan tali dibantu oleh Agus Ristanto dari atas.

Sesampainya di lantai dasar tongkang, Purwito yang juga diduga menghirup gas beracun, tampak sempoyongan dan berusaha merangkak naik serta minta ditarik crew kapal.

Kemudian semua korban berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke Rumas Sakit Umum Ansyari Saleh Banjarmasin guna pemeriksaan medis lebih lanjut.

Hingga akhirnya dua korban yakni Kambyah dan Hasyemi Mulya Akbar tidak berhasil diselamatkan, sedangkan Purwito, berhasil diselamatkan.

Kepada wartawan, Subbag Humas Polres Batola Ipda Zulkifli, membenarkan peristiwa tersebut.

Ipda Zulkifli mengatakan, saksi-saksi dalam laka kerja itu adalah Agus Ristanto (juru mudi), Abdus Salam (Kkm), Tusnoto (Second Engginer), Sutanto (Third Engginer), Edi Purnomo (AB), dan Bayu Suseno (Oiler). (dny)

  • Bagikan