oleh

1 Kos Nyaris Ludes Dilalap Api, Penghuni Dapat “Bogem Mentah”

MARTAPURA, KORANBANJAR.NET – Api nyaris meludeskan satu kos milik Habib Sayfullah di Desa Antasan Senor Ilir, Gang. Raudah RT 18 RW 4, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, Selasa (8/5) pukul 24.30 dinihari.

Beruntung api tak sempat membesar, karena dapat dikuasai pemadam kebakaran dan warga setempat untuk memadamkan.

pemadaman

“Api sempat menghanguskan sekitar empat puluh persen bangunan, namun untuk kerugian belum bisa kami taksir totalnya,” ujar anggota UPT Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Banjar, Hisyam.

Saat peroses pemadaman api, pemadaman cukup kesulitan, karena kondisi kos yang terbakar berada dalam gang sempit, namun karena banyaknya pemadam yang berdatangan api berhasil dipadamkan.

Setelah api berhasil dikendalikan, sang penyewa kos, Muhammad Noor atau sering dipanggil Gundul, menjadi bulan-bulanan warga yang menyangka jika dia membakar kos tersebut.

Menurut keterangan warga, Hasanah (32), penghuni yang bernama Muhammad Noor itu, selama dua tahun menyewa di kos memang tidak begitu bersosial dengan warga setempat. Dan diduga mengaalami gangguan mental, yang kadang-kadang bisa kambuh.

“Orang tersebut memang memiliki kekurangan (gangguan mental, red), terkadang dia memasak di atas lanting (tempat mandi yang berada di sungai, red),” ujar Sanah.

Hal tersebut yang membuat kecurigaan warga dan menduga Muhammad Noor yang membakar kos.

Sementara itu, penyebab api masih simpang siur, ada yang mengatakan dari kabel yang korslet ada juga yang mengatakan penghuni kos yang membakar.

Beruntung pihak pemadam bergerak cepat untuk mengamankan korban, dan langsung dilarikan ke Polsek Martapura Kota dengan menggunakan ambulan PMI. Setelah itu pihak Polsek Martapura Kota mengirim korban Ke Polsek Martapura Timur, karena memang bukan wilayah Polsek Kota.

Saat wartawan koranbanjar.net  menemui korban di Polsek Martapura Timur, kondisi korban mengalami luka sobek di kening sebelah kanan dan mengalami memar, tepat di bawah mata.

Pengakuan Muhammad Noor secara singkat, dia dipukul menggunakan batu akik yang mengakibatkan luka sobek di bagian kening dan memar.

Setelah melakukan pertimbangan pihak Polsek menyerahkan korban kepada keluarganya, Muhamad Noor di Desa Teluk Selong, Rt 2.(sen)

Komentar

Dari Rubrik Pilihan: