Berita Utama

Pungutan Fee Alur Barito Dipertanyakan, Ketua Kadin ; Hasilnya tak Sesuai!

(Last Updated On: 23/10/2018)

BANJARMASIN, KORANBANJAR.NET – Fee hasil dari penggunaan Alur Barito yang dikelola perusahaan besar dipertanyakan, karena hasilnya disinyalir masih belum sesuai harapan. Dugaannya, sejak Perda untuk menentukan fee penggunaan Alur Barito itu diterbitkan, hasilnya masih belum maksimal atau tidak sesuai harapan untuk menjadi pemasukan atau Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Indikasi lain, Alur Barito yang dikeruk hanya pada bagian tengah pada sungai, sedangkan kedua bagian sisi sungai disinyalir masih mengalami pendangkalan. Sehingga kapal yang ingin masuk dan keluar dari pelabuhan, masih menunggu air pasang serta menggunakan kapal pemandu. Hal ini mengindikasikan, bahwa alur yang dikeruk belum memperoleh hasil yang sesuai harapan.

KETUA KADIN KALSEL, EDY SURYADI
KETUA KADIN KALSEL, EDY SURYADI

Hal tersebut dikemukakan Ketua Kadin Provinsi Kalsel, Ir Edy Suryadi kepada koranbanjar.net, saat ditanya seputar birokrasi pengerukan Alur Barito serta pemungutan fee yang dikelola PT. Ambapers.

Dia mempertanyakan ini sesuai dengan kapasita sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalsel yang berkepentingan untuk mengetahui kejelasan terhadap kontribusi  daerah. “Sebagai Ketua Kadin, saya perlu tahu data yang jelas atas kerjasama pengusaha-pengusaha dengan pemerintah, untuk kepentingan publik atau masyarakat Kalimantan Selatan,” ujarnya.

BACA JUGA  Silaturahmi Idul Adha Bersama Sekdaprov Abdul Haris

“Saya hanya mempertanyakan, berapa sih nilai sumbangan fee Alur Barito yang dipungut Ambapers dan Pelindo? Kemudian berapa nilai kontrak yang terhadap biaya kapal keruk yg dilaksanakan swasta,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, persoalan ini perlu kajian dan dianalisa oleh berbagai lembaga semisal BEM Unlam, Uniska atau perguruan tinggi di Kalsel lainnya. Karena ini menyangkut keuntungan dan kerugian daerah secara ekonomi dan teknis.

“Apakah Alur Barito tersebut cukup dikeruk atau dibikin kanal, sehingga secara ekonomi lebih baik dan menguntungkan ke depan. Ini perlu diseminarkan oleh pihak Perguruan Tinggi. Karena, sejak terbitnya Perda terkait pungutan fee Alur Barito, hasilnya belum maksimal atau belum sesuai sesuai kenyataan,” tegasnya.

BACA JUGA  Sultan Banjar Senang KH Husin Nafarin sudah Sembuh dari Sakit

Sementara itu, Direktur PT. Ambapers, Syaiful Adhar saat mau dikonfirmasi redaksi koranbanjar.net, Selasa (23/09/2018) sekitar pukul 15.47 wita melalui ponselnya tidak berhasil terhubung. Meski dalam nada dering sudah tersambung, akan tetapi telepon tidak diterima.(sir)

 

Tags
Dijual Tanah Kavling Bersertifikat
Jl. Trikora RT.018 RW.003 Guntung Manggis Kec. Landsan Ulin (Persisi pinggir jalan). Hubungi 082352023445 - Ibu Nunuk Hernanik

Hijau Tour & Travel
Melayani penjualan tiket. Registrasi Agen Travel. Melayani Tour Wisata Religi dll. CP: 0822-97461-558/ 0813-48409-194

Raja Tour & Travel Juanda Surabaya
Melayani antar jemput. Tersedia unit Mobilio, Alpard, Bis 30-60 seat. Melayani paket Tour Special Service VIP & Tour ke Bali, Bromo, Malang, Wali 9 dll. CP: 0852-31899-191 / 0815-56987-036

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close
WhatsApp chat Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: