Berita UtamaKota BanjarbaruLifestyle
Trending

Puncak Kahung akan Didaki secara Nasional

Pendakian Merah Putih Nasional 2018 Puncak Kahung, Mapala Piranha

BANJARBARU, KORANBANJAR – Ada yang berbeda pada Pendakian Merah Putih Nasional tahun ini yang sebelumnya rutin dilaksanakan setiap tahun pada bulan Agustus dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia di Puncak Halau-Halau, Desa Kiyu, Kecamatan Batang Alai Timur, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.

Pendakian Merah Putih yang diadakan secara bergiliran oleh Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) atau juga Organisasi Pecinta Alam (Orpala) di Kalsel pada tahun ini yang dilaksanakan oleh Mapala Piranha Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Lambung Mangkurat (ULM), akan dilaksanakan di Puncak Kahung, Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam, Desa Belangian, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, Kalsel.

Menurut Ketua Umum Mapala Piranha, Arif Fadilah, saat dikonfirmasi koranbanjar.net melalui pesan whatsapp, Kamis (19/7) malam ini, pihaknya sengaja melaksanakan Pendakian Merah Putih tahun ini di Puncak Kahung karena untuk memperkenalkan secara luas keberadaan Puncak Kahung yang mempunyai ketinggian 1.456 meter di atas permukaan laut (mdpl).

BACA JUGA  Kisah Warga Cempaka saat Dilanda Banjir, TERNYATA sudah Langganan

Walaupun lebih rendah dari Puncak Halau-Halau yang mempunyai ketinggian 1.901 mdpl, namun menurut Arif, Puncak Kahung mempunyai banyak keistimewaan dikarenakan kondisi alamnya yang masih perawan. Selain itu, mahasiswa semester 5 Jurusan Agrobisnis Perikanan ini menambahkan, di sepanjang jalur pendakian terdapat beraneka ragam flora dan fauna serta air terjun yang sangat indah bernama Air Terjun Cemara.

“Kita ingin mempromosikan Puncak Kahung supaya orang banyak tahu bahwa di Kalsel tidak hanya mempunyai Puncak Halau-Halau saja,” ujarnya.

Air Terjun Cemara. Foto: Dokumentasi Mapala Piranha

Dijelaskan Arif, Pendakian Merah Putih 2018 Puncak Kahung ini akan dilaksanakan selama 6 hari, yakni dari tanggal 11 hingga 17 Agustus. Seluruh pendaki diberangkatkan dari Sekretariat Mapala Piranha di Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM Banjarbaru pada hari Sabtu, (11/8), menuju pelabuhan Tiwingan, Desa Tiwingan, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar.

BACA JUGA  Warga Batuah Cemas, Pohon Rimbun Mengganggu Jaringan Listrik dan Merusak Kontruksi Bangunan

Selanjutnya, sambung Arif, dari Pelabuhan Tiwingan, seluruh pendaki dibawa menggunakan sejumlah kelotok mengarungi Danau Riam Kanan dalam waktu sekitar 2 jam menuju Desa Belangian. “Sesampainya di Desa Belangian, para pendaki istirahat. Keesokan harinya, baru kita mulai mendaki menuju puncak. Sepanjang jalur pendakian, kita menyediakan 5 pos yang di situ juga disiapkan tim medis,” tulisnya.

Secara teknis, dijelaskan Arif, seperti Pendakian Merah Putih sebelumnya, dimana selalu dilaksanakan upacara penaikan bendera Merah Putih di Puncak Halau-Halau tepat pada tanggal 17 Agustus, tahun ini di Puncak Kahung, mengingat puncaknya tidak seluas Puncak Halau-Halau, upacara penaikan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 73 ini akan dilaksanakan di Desa Belangian pada hari Jumat, (17/8). “Namun, di Puncak Kahung kita tetap akan sediakan bendera Merah Putih, tetapi kita naikkan tanpa upacara,” bebernya seraya mengungkapakan pihaknya masih terkendala kurangnya dukungan dana dari pihak daerah terkait untuk kegiatan pendakian ini.

BACA JUGA  Makin Hari, Ambruknya Jalan Desa Dalam Pagar Makin Bertambah

Untuk peserta pendakian, Arif menyatakan, pendaftaran peserta Pendakian Merah Putih Puncak Kahung 2018 ini hanya dibuka untuk lingkup anggota pecinta alam saja, seperti anggota Mapala, Orpala dan anggota Siswa Pecinta Alam (Sispala) seluruh Indonesia dengan jumlah maksimal sebanyak 200 peserta.

Kabar Puncak Kahung ada 7?

Sesuai kisah yang beredar, banyak yang mengabarkan bahwa Puncak Kahung memiliki puncak lebih dari satu. Bahkan, banyak yang mengatakan bahwa jumlah Puncak Kahung sebenarnya ada 7 puncak. Namun, saat ditanya koranbanjar.net, Arif Fadillah menjawab, berdasarkan peta yang mereka ketahui, Puncak Kahung hanya memiliki 1 puncak saja.

“Puncak kahung hanya ada 1, sesuai dengan di peta ketinggiannya mencapai 1.456 mdpl,” jawab Arif. (dny)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close