Berita UtamaHukum & PeristiwaKota Banjarbaru

Pelaku Penusukan di AZ Diringkus, Ternyata Motifnya Dendam

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Pelaku penusukan pada Rabu (11/07) malam kemarin yang terjadi di rumah makan AZ Banjarbaru akhirnya berhasil diringkus pihak kepolisian dalam waktu 5 jam sesudah kejadian.

Dalam pers release yang diadakan di Aula Polres Banjarbaru, Kamis (12/07) siang yang dipimpin langsung oleh Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya dan Waka Polres Banjarbaru, Kompol Iwan Hidayat didampingi Kasat Reskrim Polres Banjarbaru, AKP Sudarno.

Pelaku bernama Seman (53), ia diringkus di kediamannya yang beralamat di Jalan Benawa Indah RT 29 RW 04 Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru sekitar pukul 01.30 WITA.

Pelaku melakukan penganiayaan berat terhadap korban Dimas Wahyu Ashari (29), pendatang asal Kendal, Jawa Tengah.

BACA JUGA  Usai Tarawih, Kapolres Banjarbaru Ajak Masyarakat Memerangi Terorisme

Motif pelaku melakukan penganiayaan tersebut dikarenakan ada rasa dendam terhadap korban.

“Dari keterangan pelaku, pelaku curiga korban pernah mau menabrak pelaku. Lantas atas kejadian tersebut pelaku dendam dan berjanji kepada dirinya sendiri ingin membalas,” terang Kapolres Banjarbaru, AKBP Kelana Jaya.

Dari mobil yang parkir di depan rumah makan AZ itulah, pelaku mengenali mobil korban. Kemudian, pelaku memastikan ke dalam untuk menanyakan kepada korban tentang mobil tersebut.

“Pelaku menanyakan kepada korban, ‘apakah betul itu mobilnya?’ kata pelaku ke korban. Lalu pelaku keluar lagi,” ujarnya.

Saat pelaku masuk lagi ke dalam rumah makan, pelaku secara tiba-tiba langsung menusuk korban dengan senjata tajam jenis pisau dapur.

BACA JUGA  Menyikapi Paham Radikal, Polres Banjarbaru Bersama FKUB Banjarbaru Siap Lakukan Hal ini

“Akibat tusukan tersebut, korban mengalami luka berat di bagian perut sebelah kiri,” ucapnya.

Dari hasil interogasi dari kepolisian, keterangan dari pelaku cukup berbelit-belit. Menurut Kapolres, ia salah sasaran.

“Mungkin pelaku salah sasaran, saat ditanyai jawabannya berubah-ubah,” katanya.

Kemudian Seman harus mempertanggung jawabkan perbuatan penganiayaan berat tersebut. Ia dikenakan Pasal 353 terusan 351 ayat 2 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(maf/ana)

Tags

Tinggalkan Balasan

Close