Berita Utama

Nisan Makam Bertuliskan Angka 1.168, Jika Benar Angka Tahun, Berarti Usianya 849 Tahun

(Last Updated On: 13/11/2017)

MARTAPURA- Warga Desa Telok Selong , Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, ramai mendatangi pinggiran sawah yang terletak di RT 1 wilayah setempat.  Menyusul ditemukannya pemakaman yang umurnya diperkirakan ratusan tahun, melebihi umur makam Datu Kelampayan.

Sejak Rabu (8/11) lalu, warga desa Teluk Selong giat kerja bakti membersihkan semak belukar yang menutupi area pemakaman tua itu. Terlihat sebagian batu nisan bertuliskan huruf arab dan sebagiannya lagi huruf  latin mapun angka.

Dari pantauan koranbanjar.net terdapat batu nisan yang terukir angka 1168, diduga angka tersebut merupakan tahun pemakaman.

“Iya, ditemukan beberapa batu nisan yang bertulisan 1168 huruf latin, adapula 622 dengan tulisan arab. Diperkirakan pemakaman ini berumur ratusan tahun lalu melebihi makam Datu Kelampayan.” ujar M Hatta (63), warga Teluk Selong.

BACA JUGA  Eksis tanpa Bantuan Pemerintah  

Kebanyakan, lanjut Hatta, sudah tidak bisa dibaca lagi tulisan yang tertera di batu nisan, karena sudah termakan usia.

Terkait berapa banyak total makam tua di area ini, Hatta memperkirakan mencapai ratusan buah.

“Area ini sering kebakaran, bisa jadi makam ini sampai ribuan jumlahnya. Yang tersisa ini hanya batu nisan yang terbuat seperti batu, kalau terbuat dari kayu hampir habis,” ujarnya.

Awalnya, warga setempat memang sudah mengetahui keberadaan makam tersebut, namun hanya dibiarkan begitu saja, karena mereka dianggap hanyalah makam orang biasa. Namun Setelah Habib Agus Salim Assegaf dari Anjir memberi isyarat untuk membersihkan dan menjaga pemakaman tersebut sehingga  warga berinisiatif  melakukan penebasan semak belukar untuk membersihkan area pemakaman.

BACA JUGA  Pil Zenith Masuk Golongan 1 Narkotika, Kepala BNNK Banjarbaru Mengimbau Agar..

“Disini ada makam, andai aku berdiam di sini akan ku bersihkan,” ujar Hatta menceritakan Isyarat Habib Salim.

“Mendengar isyarat demikian saya merasa penasaran, kemudian mengajak masyarakat untuk bergotong royong membersihkan semak belukar dan mereka langsung setuju,” tutur Hatta.

“Habib Salim berpesan, saat mengunjungi area pemakaman jangan sampai berkata-kata sia-sia maupun tidak baik, kalau membersihkan harus tenang-tenang saja,” ujar Hatta.

Menurut keterangannya lagi, masyarakat disini menyakini bahwa pemakaman tua ini merupakan pemakaman zaman Raja Banjar dahulu yang menyebarkan agama Islam. Dan mereka menyakini pula bahwa tidak menutup kemungkinan banyak makam para wali, pasalnya beberapa kali saat bulan Ramadhan terlihat muncul cahaya dari area pemakaman, namun setelah didatangi cahaya itu menghilang lagi.

BACA JUGA  Keseruan Hari Kartini di Polres Banjar

Ketua RT 1 Desa Teluk Selong, Juriani (43) membenarkan apa yang dijelaskan Hatta. Ia mengharapkan pemerintah terkait, khususnya Dinas Parawisata dapat membantu pembangunan kubah di pemakaman ini. Karena pihak masyarakat berkeinginan membangunkan kubah untuk makam ratusan tahun itu.

“Ini adalah bukti sejarah, jadi harus dipelihara dan dijadikan wisata religi Kabupaten Banjar, ” pungkasnya. (dra)

 

Tags
Dijual Tanah Kavling Bersertifikat
Jl. Trikora RT.018 RW.003 Guntung Manggis Kec. Landsan Ulin (Persisi pinggir jalan). Hubungi 082352023445 - Ibu Nunuk Hernanik

Hijau Tour & Travel
Melayani penjualan tiket. Registrasi Agen Travel. Melayani Tour Wisata Religi dll. CP: 0822-97461-558/ 0813-48409-194

Raja Tour & Travel Juanda Surabaya
Melayani antar jemput. Tersedia unit Mobilio, Alpard, Bis 30-60 seat. Melayani paket Tour Special Service VIP & Tour ke Bali, Bromo, Malang, Wali 9 dll. CP: 0852-31899-191 / 0815-56987-036

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Close
WhatsApp chat Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: