BanjarbaruHukum & Peristiwa

17 Kg Sabu Dimusnahkan, Jaringan Narkoba Internasional Diputus

(Last Updated On: 19/09/2018)

BANJARBARU, KORANBANJAR.NET – Sebanyak 17 Kg sabu hasil pengungkapan jaringan internasional oleh Direktorat Narkoba Polda Kalsel, dimusnahkan dengan cara diblender di depan Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Rabu (19/09).

Dalam pemusnahan tersebut dilakukan langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani bersama Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dan didampingi Direktur Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol M. Firman.

Menurut Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, jaringan narkoba tersebut merupakan jaringan lama yang sudah ditangkap sebelumnya.

“Ini kita tangkap sekitar 2 minggu yang lalu, dan ini adalah tindak lanjut beberapa penangkapan yang berhasil dilakukan oleh Direktorat Narkoba Polda Kalsel,” ucapnya saat Konferensi Pers.

BACA JUGA  2 Kurir Sabu yang Dikendalikan dari Penjara Diringkus Polres Tapin

Jaringan peredaran tersebut menggunakan modus operasi berupa pemalsuan KTP. KTP palsu itulah yang digunakan para pelaku untuk pengedaran.

“Maka tidak hanya jaringan narkoba saja yang kita ungkap, tapi juga pembuatan KTP palsu,” ujarnya.

Untuk pelaku yang melakukan pembuatan KTP palsu yaitu M. Hertoni alias Toni (24) alamat Jalan Veteran Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin.

Sedangkan pelaku mempunyai barang bukti sabu sebanyak 17 Kg tersebut yaitu, Ardiansyah alias Dian (20) warga Komplek Palapan Indah Kelurahan Kertak Hanyar II Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar dan Muhammad Hasan alias Hasan (18) warga Jalan Manarap Tengah Handil Dua Kelurahan Manarap Tengah Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar.

BACA JUGA  Menpan dan Asrena Kapolri Evaluasi Kinerja Polda Kalsel

Mereka berdua merupakan jaringan yang terdahulu yang pada sebelumnya juga didapati barang bukti belasan kilo hingga puluhan kilo dengan pelaku yang berbeda.

“Kurang lebih 4 bulan lalu kita mengungkap 12 ribu XTC, kemudian 18 Kg, lalu 20 Kg sabu, dan sekarang 17 Kg dengan modus yang sama,” katanya.

Peredaran jaringan tersebut disebutkannya, melalui kendali dari jaringan Lapas Karang Intan lalu ke Lapas Cipinang.

“Ini berasal dari Riau, awalnya dari Surabaya dan dari Padang. Rangkaiannya sama, yang mesan dari napi yang ada di Lapas Karang Intan, lalu napi yang di Lapas Cipinang menyediakan barang yang mengontak (seseorang) di Thailand sana. Lalu masuk melalui Padang dan baru ke Kalimantan Selatan,” jelasnya.

BACA JUGA  Lahan Sawah Baru di Kalsel makin Bertambah

Masuknya barang haram tersebut melalui jalur udara, laut dan darat. Namun dapat digagalkan semua oleh Direktorat Narkoba Polda Kalsel.(maf/ana)

Tags
Dijual Tanah Kavling Bersertifikat
Jl. Trikora RT.018 RW.003 Guntung Manggis Kec. Landsan Ulin (Persisi pinggir jalan). Hubungi 082352023445 - Ibu Nunuk Hernanik

Hijau Tour & Travel
Melayani penjualan tiket. Registrasi Agen Travel. Melayani Tour Wisata Religi dll. CP: 0822-97461-558/ 0813-48409-194

Raja Tour & Travel Juanda Surabaya
Melayani antar jemput. Tersedia unit Mobilio, Alpard, Bis 30-60 seat. Melayani paket Tour Special Service VIP & Tour ke Bali, Bromo, Malang, Wali 9 dll. CP: 0852-31899-191 / 0815-56987-036

Radio STAR FM
The Spirit of Banjarbaru. Hanya di 90.5 FM

Info Bisnis Kalimantan
Berita seputar bisnis dan ekonomi di Kalimantan terkini.

TandaPetik.Com - Media Komunitas
Gabung sekarang juga. Tuliskan ide, opini dan pengalamanmu.

IKLAN BARIS ONLINE MURAH
Hub. 081348024288 | 0821159171296
KORANBANJAR.NET

Baca Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Close
WhatsApp chat Chat Via WhatsApp
%d blogger menyukai ini: